RSUD Lapatarai Barru Disorot Terkait Fasilitas Disejumlah Ruangan, Jawab Andi Janwar Bakal Diperbaiki

Daerah60 Dilihat

BARRU — reformasiaktual.com Viral di media sosial terkait sorotan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lapatarai Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, mendapat penjelasan dari pihak rumah sakit. Sorotan tersebut menyangkut kondisi tempat tidur pasien serta ketersediaan air di toilet ruang perawatan.

Kepala Bidang Pelayanan Penunjang RSUD Lapatarai Barru, Andi Janwar, ST, M.Adm.Kes., menjelaskan bahwa ruangan Mawar (KRIS) Kelas III A bagian kebidanan yang menjadi sorotan sudah lama tidak digunakan untuk pelayanan pasien.

Hal tersebut disampaikan Andi Janwar kepada awak media, Senin (2/11/2026). Ia mengatakan, selama ini ruangan tersebut lebih sering dimasuki keluarga pasien karena tidak dalam kondisi terkunci.

Menurutnya, pihak rumah sakit telah menyiapkan rencana pengembangan dan perbaikan sejumlah ruang perawatan. Bahkan, konsultan perencana telah turun langsung melakukan pengukuran sebagai bagian dari persiapan rehabilitasi.

“Bukan hanya ruangan ini yang akan direhabilitasi. Ada beberapa ruangan yang akan diperbaiki, sekaligus fasilitasnya diganti dan dipasangkan AC,” jelasnya.

Terkait tempat tidur yang menjadi sorotan, Andi Janwar menjelaskan bahwa fasilitas tersebut belum dipindahkan karena kondisi gudang rumah sakit sudah penuh. Penumpukan di gudang juga dikhawatirkan dapat memperburuk kondisi tempat tidur.

Pihak RSUD Lapatarai berharap masyarakat maupun media dapat melakukan konfirmasi terlebih dahulu apabila menemukan kondisi fasilitas yang menjadi perhatian publik.

“Kalau memang ada temuan seperti itu, kami berharap dikonfirmasi kepada pihak rumah sakit. Saat ini perencanaan rehabilitasi sudah berjalan dan tim konsultan telah turun melakukan pengukuran,” ujarnya.

Dengan adanya rencana rehabilitasi dan pembaruan fasilitas tersebut, RSUD Lapatarai Barru berharap peningkatan sarana pelayanan dapat mendukung kenyamanan pasien serta kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

AGUS