Polda Jabar Gelar Sosialisasi SPIP Terintegrasi dan Asistensi Manajemen Risiko untuk Perkuat Pengawasan Internal

TNI/Polri54 Dilihat

Reformasiaktual.com//Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggelar kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi di lingkungan Polri serta Asistensi Manajemen Risiko. Kegiatan pembinaan yang bertujuan untuk memperkuat sistem pengawasan internal dan penilaian kematangan manajemen risiko yang berintegritas ini dilaksanakan di Aula Lantai 4 Dit Lantas Polda Jabar pada Jumat, 6 November 2026.

Acara tersebut dipimpin langsung oleh unsur pimpinan dari tingkat pusat yang dihadiri oleh Auditor Kepolisian Utama Tk. II Baintelkam Polri Brigjen Pol Dr. Alfian Budianto, S.H., M.H., bersama Ketua Tim Itwasum Polri Kombes Pol Ucok Lasdin Silalahi, S.I.K., M.H., beserta anggota tim. Turut hadir dalam kegiatan ini para Kabag Ren dan Kasubbag Renmin jajaran Polda Jabar, Kasiwas jajaran Polda Jabar, serta Kasubbagwas Intern RSB.

Dalam arahannya, Brigjen Pol Dr. Alfian Budianto menekankan bahwa pengawasan dan penilaian kematangan manajemen risiko bukan sekadar pemenuhan prosedur administratif. Menurutnya, hal tersebut merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap pelaksanaan tugas dan fungsi kepolisian berjalan sesuai ketentuan, bebas dari penyimpangan, serta dapat dipertanggung jawabkan demi menjaga kesehatan dan kepercayaan institusi.

Sementara itu, Kombes Pol Ucok Lasdin Silalahi menjelaskan secara rinci materi terkait SPIP Terintegrasi yang mengharuskan adanya keselarasan sistem pengendalian di seluruh tingkatan organisasi. Melalui pemahaman yang baik dari pusat hingga satuan kerja di daerah, tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan efisien diharapkan dapat terus diwujudkan dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, jajaran Polda Jabar berharap seluruh peserta dari satuan kerja dapat segera menerapkan ilmu dan pemahaman yang diperoleh di wilayah masing- masing. Pengawasan yang konsisten dan manajemen risiko yang terukur diyakini mampu meningkatkan kinerja serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya di wilayah hukum Polda Jabar.

Bandung, 6 November 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar