Wujudkan PKBM Berkualitas, FK PKBM Cianjur Gelar Kegiatan Penguatan dan Peningkatan Kompetensi Bagi Kepala PKBM dan SKB

PENDIDIKAN39 Dilihat

Reformasiaktual.com//Cianjur – Dewan Pengurus Daerah Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat DPD FK PKBM Kabupaten Cianjur melaksanakan kegiatan penguatan dan peningkatan kompetensi bagi kepala sekolah PKBM dan SKB (Sanggar Kegiatan Belajar), di aula Gedung PGRI Cilaku Cianjur, Rabu 26 Februari 2025.

Sebagai nara sumber menghadirkan , Kepala Bidang Paudni Dikmas Jajang Sutisna dengan materi pembinaan peningkatan dan kompetensi kepala PKBM, SKB. Dari inspektorat daerah tentang materi penatakelolaan laporan penggunaan dana BOSP.

Kemudian dari bagian keuangan Disdikpora materi tentang tata kelola pajak dan aktivasi akun lembaga pada aplikasi Coretex System DJPO. Lalu dari Kasi Dikmas Eris materi tentang penguatan kompetensi kepala PKBM dan terakhir paparan program FK PKBM kepada para 10 koordinator wilayah FK PKBM.

Kabid Paudni Dikmas Disdikpora Cianjur, Jajang Sutisna,
mengapresiasi kegiatan penguatan dan peningkatan kompetensi kepala PKBM dan SKB ini.

“Ini membuktikan bahwa mereka memiliki komitmen tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan masyarakat,” paparnya.

Ketua DPD FK PKBM Cianjur, Deni Abdul Kholik memaparkan, keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari peran bidang Paud Dikmas yang terus memberikan bimbingan dan pendampingan bagi FK PKBM agar semakin berkualitas.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas kepala PKBM dan SKB sekaligus mempererat silaturahmi antar sesama pengelola lembaga,” ujarnya.
Deni menerangkan, pihaknya menghadirkan narasumber yang kompeten sesuai bidang nya masing-masing.

Ke depan, program peningkatan kompetensi ini akan rutin digelar, termasuk bagi operator, tutor dan bendahara PKBM agar tata kelola pendidikan non formal semakin baik,” kata Deni yang juga Wakil Ketua PWI Cianjur ini.

Deni menerangkan, saat ini, terdapat 349 PKBM dan 1 SKB yang tersebar di Kabupaten Cianjur. Menurut Deni, jumlah tersebut menunjukkan bahwa PKBM bukan lagi sekadar lembaga formalitas, melainkan benar-benar dibutuhkan masyarakat untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.

“Dengan peningkatan kompetensi ini, PKBM diharapkan semakin berkontribusi dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan sejalan dengan target Cianjur untuk mewujudkan Indek Pembangunan Manusia IPM pendidikan semakin meningkat,” pungkasnya.

(Herid)