Reformasiaktual.com//Pemalang- Keluarga pihak ahli waris anak buah kapal (ABK) KM Anugerah Bakti, yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja menerima bantuan dari Baznas Kabupaten Pemalang. Sabtu (31/12/2022).
Bantuan berupa uang tunai masing-masing Rp 3 juta dan satu paket sembako itu, diserahkan langsung oleh Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, di dampingi Pj Sekda Pemalang, Moh. Sidik, Ketua Baznas, H. Agus Nurkholish, Plt Kadinsos, Kadisnaker, Camat Pemalang, Lurah Sugihwaras, Ketua HNSI, Abdul Hasan, dan Perwakilan Wartawan Peduli Sosial Pemalang (WPSP).
Penyerahan santunan itu, dilakukan di tiga tempat yakni di kantor kelurahan Sugihwaras, kediaman salah satu abk di tanjung sari, dan di Desa Lawanglerjo. Penerima bantuan ini, dari pihak ahli waris antara lain keluarga dari abk Zoni Irham, Romadhoni, Tosa Hasanudin, Slamet Waluyo, Takhroni, Carmadi (mereka warga Kelurahan Sugihwaras) dan Nur Rosid (warga Desa Lawangrejo).
“”Atas nama pribadi dan Pemkab Pemalang, turut belasungkawa atas musibah saudara kita ABK yang meninggal saat bekerja di laut. Kedatangan kami untuk memberikan santunan/tali asih kepada keluarganya. Semoga bisa bermanfaat dan bisa meringankan beban keluarga,” tutur Mansur.
Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, usai menyerahkan bantuan mengatakan, warga yang tinggal di Kelurahan Sugihwaras rata- rata kehidupannya spesialis melaut.
“Usaha memang ada yang di darat dan di laut, warga Sugihwaras memiliki ciri khas bekerja di laut dan tinggal di pinggir pantai,”kata Mansur.
Lebih lanjut, Mansur menyarankan agar semuanya bisa bekerjasama dengan BPJS ketenagakerjaan. Menurutnya hal itu yang bisa meng cover apabila terjadi bencana atau kecelakaan di laut.
“Misalkan BPJS ketenagakerjaan nanti bisa di back up oleh ketenagakerjaan dan dibayar,”ujarnya.
Menurutnya, dengan begitu kalau ada kecelakaan bisa diback up dengan BPJS dan ada santunan dari BPJS untuk anak- anaknya misalkan meraka punya anak, ada dua orang dibiayai sampai kuliah
“Artinya itulah salah satu untuk membackup apa bila terjadi sesuatu yang tidak di inginkan,” tambahnya.
Sementara itu, hingga kini 6 jenazah abk yang mengalami naas tersebut, belum dikirim sampai kerumah masing-masing. Jenazah masih tertahan di pulau Kambing Nusa Tenggara Timur akibat cuaca buruk.
Sebagai informasi, ke 6 abk KM Anugerah Bakti asal Pemalang tersebut, meninggal di perairan Bali, di duga menghirup gas freon freezer saat bekerja. Adapun identitas 6 abk naas antara lain Zoni Irham, Romadhoni, Tosa Hasanudin, Slamet Waluyo, Takhroni, Carmadi (mereka warga Kelurahan Sugihwaras) dan Nur Rosid (warga Desa Lawangrejo).
(UsM-RA)













