Diduga Gelapkan Bantuan Siswa,Kepala Madrasah Beri Keterangan Palsu

Daerah741 Dilihat

TANGERANG, ReformasiAktual.com- Program Indonesia Pintar bertujuan membantu masyarakat tidak mampu untuk tetap dapat bersekolah. Sasaran dari program ini adalah anak yang berada di sekolah dan yang tidak sekolah, termasuk siswa yatim, piatu, dan siswa di panti asuhan.

Namu. program tersebut sering menjadi polemik dalam menyalurkannya seperti yangbterjadi di sekolah Madrasah Ibtidaiyah Matlaul Huda Bojong Kamal Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang,Banten.

Siswa/i yang mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar tahun anggaran 2021 hanya tiga orang dan 2022 sebanyak 25 orang siswa/i dan untuk realisasi lancar semua tidak ada masalah, dengan sistem pencairan, masing masing, ungkap Iing Sape’i selaku kepala madrasah, di Madrasah Ibtidaiyah Matlaul Huda Bojong Kamal Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang,Banten (02/01/2023).

Sementara pengakuan salah satu orang siswa/i semenjak anak saya sekolah di Madrasah Ibtidaiyah itu, pernah menerima bantuan tiga kali dan posisi anak saya sekarang di kelas lima, dan untuk tahun anggaran 2021 anak saya tidak menerima bantuan tersebut, dan tidak ada pemberitahuan kalau anak saya mendapatkan bantuan, jelas orang tua siswa.

Di lain pihak, Ruslan Nawawi S.H selaku pemerhati pendidikan di Provinsi Banten menyayangkan jika benar adanya dugaan penggelapan bantuan program PIP di madrasah tersebut, jika kejadian tersebut benar terjadi, saya berharap pihak pihak terkait di bidangnya agar segera menindaklanjuti sesuai dengan aturan yang ada, agar menjadi pelajaran bagi pelaksana program tersebut, dan jika itu ada unsur pidananya agar pihak penegak hukum segera bertindak sesuai aturan perundang undangan yang berlaku di negara ini, karena menurut saya itu sangat merugikan negara,” Tegasnya.

Samsudin/tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *