Program Revitalisasi Pasar Pemdes Sawit Diapresiasi Masyarakat dan Pedagang

Daerah914 Dilihat

Reformasiaktual.com//Kabupaten Purwakarta-
Revitalisasi pasar rakyat memang harus dilakukan secara komprehensif oleh semua pihak. Baik pemerintah pusat dan daerah, OPD yang menangani pasar rakyat, pengelola pasar, maupun pedagang. Kata “tradisional” identik dengan kumuh, kotor, sulit ditata, bandel dan modal cekak. Secara tidak langsung, stigma tersebut memengaruhi pola pikir pedagang maupun calon pembeli. Stigma itu bisa menghambat pedagang berkreasi untuk maju.

Untuk itu di era digitalisasi seperti sekarang ini menuntut pasar rakyat (dahulu pasar tradisional) untuk kreatif dan inovatif. Dalam kaitan itulah kita patut mengapresiasi positif program revitalisasi pasar rakyat yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sawit, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

Program itu patut didukung oleh semua pihak, pelaku dan pengguna pasar rakyat, karena bertujuan mulia menghidupkan kembali pasar-pasar rakyat yang mati suri. Ditinjau dari sisi mana pun, pasar rakyat pasti kalah jika dipertandingakan head to head dengan pasar modern. Baik dari sisi permodalan, pelayanan, maupun fasilitas. Revitalisasi pasar rakyat memang butuh dukungan masyarakat dan keberpihakan pemerintah.

“Oleh karena itulah dengan adanya perbaikan pasar sawit tujuannya agar pedagang dan pengunjung merasa nyaman dari segi tempat jualan, keamanannya serta area parkir,” ungkap Ade Ismail (Konco), Rabu (5/6/2024).

Kepala desa Sawit tersebut menyebutkan revitalisasi pasar tradisional sawit ini merupakan salah satu upaya untuk mencapai visi Pemerintah Desa Sawit.

Revitalisasi yang dilakukan juga, tambah Ade selain berkaitan dengan pembangunan fisik gedung pasar tradisional tetapi tahapan terpenting dalam melakukan revitalisasi pasar tradisional adalah memperbaiki perilaku pedagang dalam memberikan pelayanan terhadap konsumen.

“Ada banyak hal yang bisa dilakukan para pedagang
dengan program pasar sehatnya, pengelolaan air limbah dari pedagang dan terjaminnya air bersih, dan pengelolaan sampah terpilah yang memenuhi aspek.
Terobosan-terobosan itulah, antara lain, yang sedang diupayakan oleh pemdes Sawit,” tuturnya.

Ade mengharapkan Revitalisasi pasar tradisional ini menjadi tanggung jawab semua pihak atau seluruh komponen masyarakat bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Sawit.

“Keterlibatan semua pihak sangat diharapkan untuk mendukung program ini, mudah-mudahan, pergerakan roda perekonomian pasar sawit dan masyarakat lebih maju lagi,” ujarnya.

Salah seorang pedagang mengenai perbaikan pasar sawit mengatakan, dirinya mewakili suara masyarakat dan pedagang sangat antusias dan apresiasi terhadap program revitalisasi pasar pemerintah desa sawit, ia mengungkapkan sudah lama berkeinginan agar ada pembenahan pasar yang kondisinya sudah tidak layak itu.

“Masyarakat desa sawit, pedagang dan pengunjung merasa senang karena adanya perbaikan pasar sawit yang dulu kelihatan gelap, kumuh, semrawut dan sekarang setelah di perbaiki, walaupun belum selesai, tapi sudah merasakan nyaman,” tutupnya.

(Asker RA Red)