Kegiatan Penutup Diakhir Tahun, Pemdes Bonto Cinde Ajak Masyarakat Kelola Sampah Jadi Pupuk Organik

Daerah107 Dilihat

BANTAENG – reformasiaktual.com Dorong Kemandirian Petani, Pemdes Bonto Cinde Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah menjadi Pupuk Organik Bersama Kepala BPP Campagaloe

Bantaeng – Pemerintah Desa (Pemdes) Bonto Cinde kembali menunjukkan komitmen serius dalam memajukan sektor pertanian desa dengan menggelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Kantor Desa Bonto Cinde. Rabu pagi, (31/12)

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya mengatasi kelangkaan dan tingginya harga pupuk kimia, serta untuk mengembalikan kesuburan tanah melalui pertanian berkelanjutan.

Dalam pelatihan ini, Pemdes Bonto Cinde menghadirkan narasumber ahli, yakni Ibu Sari Bulan, SP, MP, yang menjabat sebagai Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Campagaloe.

Kepala Desa Bonto Cinde, [], mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan respons pemerintah desa terhadap aspirasi para petani.

“Kami ingin petani di Bonto Cinde tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pupuk kimia yang harganya fluktuatif. Dengan pelatihan ini, kami berharap kelompok tani bisa mandiri memproduksi pupuk sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang melimpah di desa kita,” ujar [].

Acara ini disambut dengan antusiasme tinggi. Puluhan peserta yang terdiri dari para Tokoh Masyarakat dan perwakilan berbagai Kelompok Tani (Poktan) se-Desa Bonto Cinde tampak memadati lokasi kegiatan. Mereka menyimak paparan materi sekaligus mengikuti sesi diskusi interaktif.
Dalam paparannya, Sari Bulan, SP, MP menekankan pentingnya beralih atau mengombinasikan penggunaan pupuk kimia dengan organik. Ia menjelaskan teknik pembuatan pupuk yang sederhana namun efektif dalam meningkatkan unsur hara tanah.

“Kunci pertanian masa depan adalah tanah yang sehat. Pupuk organik bukan hanya solusi hemat biaya, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mengembalikan kesuburan tanah yang sudah jenuh dengan bahan kimia. Petani Bonto Cinde memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor pertanian organik di wilayah ini,”jelas Sari Bulan.

Selain teori, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai bahan-bahan lokal yang bisa diolah menjadi kompos maupun pupuk organik cair (POC). Kehadiran tokoh masyarakat dalam acara ini juga dinilai strategis untuk menyebarluaskan ilmu yang didapat kepada warga yang lebih luas.

Dengan adanya pelatihan ini, Pemdes Bonto Cinde berharap produktivitas hasil panen petani akan meningkat seiring dengan membaiknya kualitas tanah, yang pada akhirnya akan mendongkrak kesejahteraan masyarakat desa.

AGUS