BBWS Citanduy Sigap Tanggulangi Bencana Sungai Citalahab di Pamarican

Daerah157 Dilihat


Reformasiaktual.com//Ciamis – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, 13/02/26 bergerak cepat menangani dampak bencana yang terjadi di Sungai Citalahab, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Penanganan dilakukan melalui kegiatan Operasi dan Pemeliharaan (OP) 3 sebagai langkah darurat pengendalian kerusakan alur sungai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi tanggul dan badan sungai yang terdampak luapan air. Sejumlah alat berat diterjunkan ke lokasi guna melakukan normalisasi alur sungai, penguatan tanggul sementara, serta pembersihan material sedimentasi dan longsoran.
PPK OP 3, Ijang, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan segera setelah pihaknya menerima laporan adanya gerusan dan potensi jebolnya tanggul di titik rawan Sungai Citalahab.

“Kami langsung menurunkan alat berat untuk melakukan penataan alur dan memperkuat tanggul darurat agar aliran air kembali terkendali. Ini merupakan langkah cepat untuk mencegah kerusakan yang lebih luas,” ujar Ijang di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan OP 3 difokuskan pada penanganan darurat dan pemulihan fungsi sungai agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya petani di sekitar bantaran sungai.

“Untuk jangka panjang, tentu akan dilakukan evaluasi teknis lebih lanjut. Jika diperlukan, akan diusulkan penanganan permanen sesuai kewenangan dan ketersediaan anggaran,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, excavator tampak merapikan timbunan tanah dan material yang terbawa arus. Petugas juga melakukan penguatan pada titik-titik kritis guna menjaga stabilitas tebing sungai, terutama menghadapi potensi hujan dengan intensitas tinggi.

Wilayah terdampak berada di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, yang termasuk dalam wilayah kerja BBWS Citanduy.
Warga berharap penanganan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga dilanjutkan dengan pembangunan tanggul permanen agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan masih berlangsung dan situasi di lokasi terpantau aman serta terkendali. ReformasiAktual.com akan terus memantau perkembangan penanganan bencana di wilayah tersebut.

Endang Suryana, RA