Internalisasi Nilai Gapura Pancawaluya, Pesantren Ekologi SMKN 2 Purwakarta Cetak Generasi Waluya

PENDIDIKAN120 Dilihat

Reformasiaktual.com//PURWAKARTA – Pesantren Ekologi tahun 2026 di SMKN 2 Purwakarta telah sukses dilaksanakan selama tiga pekan, mulai dari 24 Februari hingga 13 Maret 2026. Program yang merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter digagas oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mengambil tema “Internalisasi Nilai Gapura Pancawaluya Guna Mewujudkan Manusia Waluya Rahmatan Lil Alamin.”

Kegiatan diawali dengan pembukaan daring yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan provinsi terkait. Melalui sesi streaming tersebut, seluruh warga sekolah mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menginternalisasikan nilai Gapura Pancawaluya, yang bertujuan membentuk generasi yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer sebagai dasar untuk menjadi manusia yang membawa rahmat bagi semesta.

Pelaksanaan di SMKN 2 Purwakarta mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Rangkaian aktivitas dimulai dengan pretes, kemudian dilanjutkan dengan pembiasaan bersalawat jahr dan salat duha bersama guna memperkuat nilai spiritual peserta didik.

Untuk memperkaya wawasan keagamaan, sekolah menghadirkan narasumber dari Kantor Urusan Agama Kabupaten Purwakarta serta para ustaz di lingkungan sekolah untuk memberikan ceramah dan penguatan nilai-nilai keislaman. Selain itu, tahsin Al-Quran dilakukan melalui metode tutor sebaya, yang tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan di antara siswa.

Kegiatan tadabur alam juga diintegrasikan sebagai sarana refleksi dan penguatan kesadaran akan kelestarian lingkungan, dengan tujuan memahami hubungan antara nilai spiritual dan tanggung jawab ekologis.

Dalam pembentukan karakter positif, siswa menerapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat dalam kehidupan sehari-hari. Nilai kepedulian sosial diwujudkan melalui Rantang Kanyaah (berbagi makanan kepada masyarakat yang membutuhkan), Poe Ibu (pembiasaan bersedekah), serta program wakaf Al-Quran untuk menumbuhkan semangat berbagi di bidang keagamaan.

Aksi nyata kepedulian lingkungan juga dilakukan setiap pekannya: minggu pertama dengan aksi kebersihan dan kelestarian lingkungan; minggu kedua dengan kampanye dan praktik hemat energi; serta minggu ketiga dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan alam.

Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung tertib dan mendapatkan respons positif dari seluruh warga sekolah. Diharapkan peserta didik tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang baik, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai kepedulian sosial dan tanggung jawab lingkungan sebagai wujud nyata manusia Waluya Rahmatan Lil Alamin.

Jenal A