Petani OKU Timur Siap Sukseskan Program Swasembada Pangan Nasional

Daerah51 Dilihat

OKU Timur — Gabungan Kelompok Tani (GKT) Subur Makmur Desa Srimulyo, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan, menyatakan siap menyukseskan program Swasembada Pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan deklarasi bersama yang berlangsung di Balai Desa Srimulyo, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, Senin (25/05/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Lapangan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Belitang Mulya, Eko Suparyanto, menyampaikan bahwa harga gabah di Kabupaten OKU Timur saat ini terus mengalami peningkatan. Kondisi tersebut membuat para petani semakin bersemangat dalam menanam padi.

Menurutnya, Kelompok Tani Subur Makmur Desa Srimulyo juga telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga para petani merasa lebih tenang dalam bekerja dan semakin siap mendukung program swasembada pangan nasional.

“Dengan adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, para petani dapat bekerja dengan lebih aman dan nyaman. Ini menjadi motivasi tambahan bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, Iwan, salah satu anggota Gabungan Kelompok Tani (GKT) Subur Makmur Desa Srimulyo, menegaskan kesiapan para petani dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan Swasembada Pangan Nasional.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong kemajuan masyarakat Indonesia.

“Kami juga mengucapkan kasih kepada Presiden Prabowo Subianto.

Banyak kebijakan pemerintah yang dampaknya langsung dirasakan oleh petani, seperti penetapan harga gabah sebesar Rp6.500 per kilogram.

Bahkan sejak kebijakan tersebut diterapkan, harga gabah di tingkat petani saat ini mencapai Rp7.000 per kilogram. Selain itu, subsidi pupuk juga semakin ditingkatkan dan stok pupuk cukup melimpah,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Sumatera Selatan, Cecep Wahyudin, mengatakan bahwa para pekerja, termasuk petani, wajib mendapatkan perlindungan dari negara melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, apabila terjadi kecelakaan kerja, para petani telah memiliki jaminan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini merupakan nyata kepedulian pemerintah terhadap para petani. Karena itu, mari kita dukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang pertanian, sebab kebijakan tersebut terbukti mampu meningkatkan taraf hidup petani, khususnya di Kabupaten OKU Timur,” pungkasnya.Rilis Krisna