Pancasila sebagai Jangkar Kebangsaan, Polres Takalar Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

TNI/Polri23 Dilihat

TAKALAR — Semangat kebangsaan dan komitmen menjaga persatuan kembali diteguhkan jajaran Polres Takalar melalui Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Takalar, Senin, 1 Juni 2026 pagi.

Upacara yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan upacara diikuti para pejabat utama, personel Polres Takalar, serta jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Takalar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki, S.Sos., M.Si., M.I.Kom., para kepala bagian, para kepala satuan, para kapolsek jajaran, para kasi dan kasubag, serta peserta upacara yang terdiri dari peleton personel Lalu Lintas, Samapta, Intelkam, Reskrim dan Narkoba, serta gabungan staf Polres Takalar.

Rangkaian upacara diawali dengan masuknya Inspektur Upacara ke lapangan, penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, doa, hingga diakhiri dengan penghormatan pasukan dan laporan akhir Komandan Upacara.

Dalam amanatnya, Kapolres Takalar membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, disrupsi teknologi, hingga ancaman fragmentasi sosial, Pancasila disebut sebagai jangkar moral bangsa yang menjaga Indonesia tetap kokoh berdiri sebagai negara yang mampu mempersatukan keberagaman.

“Indonesia adalah contoh nyata bagaimana ribuan pulau, ratusan suku, bahasa dan budaya dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

Pidato itu juga menegaskan peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia melalui politik luar negeri bebas aktif, termasuk kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), upaya mediasi konflik regional, serta komitmen memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih menghadapi penindasan.

Lebih jauh, generasi muda diingatkan agar tidak menjadikan Pancasila sekadar simbol yang terpajang di ruang-ruang kantor atau hanya tercatat dalam buku sejarah. Nilai-nilai luhur Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan nyata, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Polres Takalar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal nilai-nilai kebangsaan, menjaga persatuan, serta memperkuat semangat toleransi dan gotong royong sebagai fondasi utama dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Upacara berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat hingga selesai. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, melainkan juga pedoman hidup yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

Asw-19