Genjot Digitalisasi dan Potensi Industri, Bapenda Kabupaten Bekasi Optimis Kejar Target Pajak Rp 3,8 Triliun

Daerah34 Dilihat

CIKARANG PUSAT – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi terus menunjukkan kinerja positif dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di tengah tantangan penyesuaian fiskal nasional, Bapenda Kabupaten Bekasi menyatakan optimismenya untuk mencapai target penerimaan pajak daerah yang ditetapkan sebesar Rp 3,8 triliun.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data terbaru hingga akhir Mei, realisasi pajak daerah Kabupaten Bekasi telah menyentuh angka Rp 1,2 triliun, atau setara dengan 31,83% dari total target tahunan. Capaian ini menunjukkan tren pertumbuhan yang sehat dan konsisten berkat berbagai langkah percepatan serta inovasi pelayanan.

Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah Bapenda Kabupaten Bekasi, Puji Nugraha, menjelaskan bahwa optimalisasi sektor pajak ini menjadi fondasi krusial bagi keberlanjutan pembangunan dan pelayanan publik di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Optimalisasi potensi Pendapatan Asli Daerah, khususnya dari sektor pajak daerah, terus kami tingkatkan. Tujuannya sangat jelas, yakni guna mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Puji dalam keterangan resminya.

Strategi Unggulan: Bidik Sektor Industri dan Transformasi Digital
Untuk memaksimalkan pendapatan di sisa tahun berjalan, Bapenda Kabupaten Bekasi menerapkan dua strategi utama:

Peta Potensi Pajak Kawasan Industri: Memaksimalkan potensi dari sektor makanan dan minuman (katering) di kawasan industri. Mengingat Kabupaten Bekasi memiliki sekitar 7.600 perusahaan yang tersebar di 11 kawasan industri raksasa, Bapenda aktif melakukan pendataan, pembinaan, dan sosialisasi kepada vendor-vendor katering (baik dari dalam maupun luar daerah) agar kontribusi pajaknya masuk ke kas daerah.

Kemudahan Layanan Lewat Digitalisasi: Guna mempermudah warga dan pelaku usaha dalam menunaikan kewajibannya, Bapenda memperluas kanal pembayaran elektronik. Saat ini, wajib pajak dapat dengan mudah membayar melalui QRIS, virtual account, marketplace, hingga gerai ritel modern.

Langkah inovatif dan responsif yang ditunjukkan oleh Bapenda Kabupaten Bekasi ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem tata kelola keuangan yang transparan, modern, dan mandiri demi kesejahteraan seluruh masyarakat warga Swatantra Wibhawa Mukti pukaya

Dedi RA