Inovasi Mahasiswa Unhas untuk Desa: KKN-T Gelombang 116 Bangun Insinerator Sampah di Desa Lompo Tengah”

Daerah46 Dilihat

BARRU – reformasiaktual.com
Dengan adanya Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berhasil merealisasikan pembangunan Insinerator Sampah (Incinerator Waste) sebagai program kerja utama di Desa Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada Kamis (23/07/2026). Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa, dan Pemerintah Desa Lompo Tengah, dan masyarakat sebagai upaya menghadirkan solusi terhadap permasalahan pengelolaan sampah yang dihadapi desa.

Pembangunan insinerator berangkat dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa Desa Lompo Tengah belum memiliki Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Kondisi tersebut disebabkan oleh keterbatasan lahan yang dapat dimanfaatkan, sementara sebagian wilayah desa berbatasan dengan kawasan hutan lindung sehingga pemanfaatan ruang harus memperhatikan aspek tata kelola lingkungan. Akibatnya, pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemerintah desa.

Mahasiswa KKN-T 116 menghadirkan insinerator sebagai alternatif pengelolaan sampah yang diharapkan mampu membantu mengurangi penumpukan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara bertanggung jawab.

Kepala Desa Lompo Tengah, Arif Pabiseang mengapresiasi kontribusi mahasiswa Universitas Hasanuddin yang telah merancang program berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN-T 116 Unhas yang menghadirkan insinerator sebagai salah satu alternatif dalam membantu pengelolaan sampah di desa. Kami berharap insinerator sampah ini dapat menjadi solusi dalam penanganan sampah di Desa Lompo Tengah sehingga permasalahan sampah yang selama ini dihadapi masyarakat dapat ditangani dengan lebih baik,” ujar Pak Arif Pabiseang
Melalui sinergi antara Universitas Hasanuddin, Pemerintah Desa Lompo Tengah, dan masyarakat, pembangunan insinerator sampah diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menghadirkan solusi terhadap permasalahan pengelolaan sampah di desa. Program ini tidak hanya menjadi wujud implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Ke depan, insinerator yang telah dibangun diharapkan dapat dimanfaatkan dan dikelola secara optimal oleh masyarakat sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Lompo Tengah.

Setelah usai kegiatan tersebut, KKN-T angkatan 116 lakukan foto bersama dengan kepala Desa Lompo Tengah, Beserta para kepala Dusun yang ikut membantu mengerjakan kegiatan tersebut. tentunya dengan adanya kegiatan seperti ini, pemerintah desa Desa Lompo Tengah berharap Lingkungan Bebas Sampah, Warga Sehat, DELOTENG Indah.

AGUS