Terima Galunggung Award 2026, Kabid Humas Polda Jabar Tekankan Sinergi Budaya dan Keamanan

TNI/Polri350 Dilihat

Reformasiaktual.com//Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menerima penghargaan Galunggung Award 2026 dari Majelis Adat Sunda Jawa Barat (MASDA Jabar) dan Forum Silaturahmi Sunda Sabuana di Batu Ampar, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (18/8/2026).

Penghargaan yang diberikan dalam rangka menyambut HUT ke-81 RI ini merupakan apresiasi atas kontribusi kepolisian dalam pembinaan masyarakat berbasis budaya. Penilaian dilakukan oleh pegiat budaya MASDA Jabar berdasarkan Keputusan Gubernur Jabar Nomor 430/Kep.120- Disporabud/2026.
Dalam acara tersebut, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyampaikan pernyataan yang mengulas makna filosofis Gunung Galunggung hingga komitmen kepolisian di Jawa Barat.

“Kita ketahui bersama bahwa fitrah latar belakang Galunggung ini merupakan sebuah gunung yang memiliki sejarah panjang.” ujarnya.

“Secara fitrahnya, gunung diciptakan sebagai pasak bumi agar bumi tidak mudah terguncang, di samping memberikan manfaat bagi manusia dan makhluk lainnya di sekitar,” ujar Kombes Hendra.

Ia menekankan pentingnya peran manusia dalam menjaga kelestarian alam dan tidak menyalahartikan keberadaan simbol-simbol alam.

“Gunung yang aktif mengikat tumbuh- tumbuhan menjadi tetap subur dan memberikan faedah luar biasa. Dibalik letusannya pun ada faedah kesuburan. Manusia sebagai khalifah di muka bumi ini bertugas untuk menjaganya, bukan untuk menyembahnya,” katanya.

Kombes Hendra juga menyebutkan bahwa sejarah panjang Gunung Galunggung yang dalam catatan histori kerajaan di Jawa Barat sering dianggap sebagai ‘ratu’ dari gunung- gunung di Tanah Pasundan menjadi pengingat bagi semua pihak untuk merawat kearifan lokal.

“Penghargaan ini masuk dalam program yang digagas oleh Kapolda Jabar, yaitu menjaga dan merawat Jawa Barat. Dalam program ini, selain aspek keamanan, kita juga memperhatikan aspek kebudayaan dan sosial,” tuturnya.

Ia menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus beradaptasi dan membuka ruang kerja sama dengan para budayawan daerah.

“Kita adaptif dengan wilayah Jawa Barat dan kolaboratif dengan penggerak budaya yang ada. Kepolisian akan selalu bersinergi dan erat dengan kehidupan berbangsa serta berbudaya, khususnya di Jawa Barat,” tutupnya.

Eri