SDN 3 Sukanegla Dapat Bantuan Dua Ruang Kelas dan Toilet dari Yayasan Bakti Barito

PENDIDIKAN119 Dilihat

Reformasiaktual.com//GARUT ,SDN 3 Sukanegla, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, kini memiliki tambahan fasilitas pembelajaran berupa dua ruang kelas baru lengkap dengan Meubeul Meja dan kursi belajar serta dua toilet. Fasilitas tersebut merupakan bantuan dari Yayasan Bakti Barito ,Rabu, (30/09/2026)

Kepala SDN 3 Sukanegla, Fitri Firdaus, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan Yayasan Bakti Barito. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu sekolah dalam mengatasi keterbatasan ruang kelas yang sebelumnya dialami.

“Saya berterima kasih sekali dari Yayasan Barito yang telah membantu sekolah kami ketika kekurangan ruang kelas baru, di mana ada dua rombel (rombongan belajar) yang kekurangan,” ujar Fitri

Sebelum mendapatkan tambahan ruang kelas, SDN 3 Sukanegla terpaksa menerapkan sistem pembelajaran secara bergantian atau shift, yakni pagi dan siang, untuk menyesuaikan dengan keterbatasan ruang yang tersedia.

Fitri menjelaskan, bantuan tersebut berawal dari keterlibatan SDN 3 Sukanegla dalam program Sekolah Adiwiyata yang dibina oleh Yayasan Bakti Barito. Melalui program tersebut, sekolah mendapatkan pembinaan mengenai pengelolaan sampah serta pengelolaan lingkungan sekolah.

Setelah dinilai berhasil mencapai grade yang baik dalam program Sekolah Adiwiyata, pihak yayasan kemudian memberikan kesempatan kepada sekolah untuk menyampaikan kebutuhan prioritas. Kesempatan tersebut dimanfaatkan pihak sekolah dengan mengajukan kebutuhan penambahan ruang kelas.

Saat ini, SDN 3 Sukanegla memiliki sebanyak 196 siswa. Jumlah tersebut disesuaikan dengan ketentuan kapasitas maksimal 28 siswa dalam setiap rombongan belajar.

Dengan adanya tambahan dua ruang kelas dan dua toilet tersebut, pihak sekolah berharap kegiatan pembelajaran dapat berlangsung lebih nyaman. Selain itu, siswa juga diharapkan semakin semangat belajar sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.

“Mudah-mudahan dengan didapatkannya dua kelas ini menjadikan anak-anak lebih giat lagi belajar, dan anak-anak lebih konsen terhadap lingkungannya,” pungkas Fitri.

Pian