Proyek Irigasi di Setupatok Disorot, Mutu Pekerjaan Dipertanyakan, Papan Informasi Tak Terlihat

Daerah37 Dilihat

CIREBON // REFORMASIAKTUAL.COM – Proyek pembangunan saluran irigasi yang disebut berkaitan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) di Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, menjadi sorotan. Pekerjaan tersebut diduga memiliki kualitas konstruksi yang perlu dievaluasi. Selain itu, papan informasi proyek yang memuat keterangan anggaran dan pelaksana kegiatan tidak terlihat di lokasi pekerjaan.

Berdasarkan pantauan awak media pada Selasa (13 Oktober 2026), pekerjaan saluran irigasi tampak menggunakan material batu dan adukan semen. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian mutu pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak.

Meski demikian, dugaan adanya ketidaksesuaian kualitas tersebut masih memerlukan pemeriksaan teknis oleh pihak berwenang untuk memastikan kondisi sebenarnya, termasuk kesesuaian material, komposisi adukan, volume pekerjaan, serta hasil konstruksi di lapangan.

Papan Informasi Proyek Tak Terlihat

Selain persoalan mutu pekerjaan, tidak terlihatnya papan informasi proyek di lokasi juga menjadi perhatian. Padahal, informasi mengenai nama kegiatan, nilai anggaran, sumber pendanaan, pelaksana proyek, dan jangka waktu pekerjaan penting bagi masyarakat sebagai bentuk transparansi penggunaan anggaran.

Saat dikonfirmasi di lokasi, pekerja yang ditemui disebut tidak mengetahui secara terperinci informasi mengenai proyek tersebut. Salah seorang pekerja menyampaikan bahwa pihak subkontraktor berasal dari Kabupaten Kuningan.

Informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak pelaksana utama maupun instansi yang bertanggung jawab atas kegiatan pembangunan saluran irigasi tersebut.

Ketiadaan informasi yang dapat diakses masyarakat di lokasi pekerjaan juga menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan pelaksanaan proyek. Karena itu, pihak terkait diharapkan memberikan penjelasan mengenai identitas kegiatan, nilai kontrak, pelaksana, serta mekanisme pengawasan pekerjaan.

BWS dan Konsultan Pengawas Diharapkan Turun ke Lapangan

Masyarakat berharap Balai Wilayah Sungai (BWS), konsultan pengawas, serta instansi terkait segera melakukan pemeriksaan langsung terhadap pekerjaan saluran irigasi di Desa Setupatok.

Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan proyek sesuai dengan spesifikasi teknis, volume kontrak, standar mutu konstruksi, dan ketentuan yang berlaku.

Apabila hasil pemeriksaan menemukan kekurangan atau ketidaksesuaian, pihak pelaksana diharapkan segera melakukan perbaikan sesuai hasil evaluasi dan ketentuan kontrak.

Pengawasan yang transparan dan profesional diperlukan agar pembangunan infrastruktur irigasi dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat serta memastikan penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan.

Klarifikasi Pihak Terkait Masih Diperlukan

Hingga berita ini diterbitkan, klarifikasi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai dugaan kualitas pekerjaan dan tidak terlihatnya papan informasi proyek masih diperlukan.

Redaksi Reformasi Aktual membuka ruang bagi pihak BWS, pelaksana kegiatan, konsultan pengawas, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan, klarifikasi, atau hak jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berita ini disusun sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial pers dan upaya mendorong transparansi serta akuntabilitas dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur publik.

Biro: Warnadi / M. Hery