Pemasangan Bronjong di Bendung Manganti Jadi Perhatian, Dugaan Penggunaan Batu Lama Perlu Diklarifikasi

Daerah25 Dilihat

PURWADADI, ReformasiAktual.com — Pemasangan kawat bronjong pada tanggul kanan Bendung Manganti, Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, menjadi perhatian setelah muncul pertanyaan mengenai dugaan penggunaan material batu dalam pekerjaan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (29/10/2026), terlihat sejumlah batu yang memiliki ciri fisik berupa permukaan berlumut dan beberapa bagian pecah berada di dalam kawat bronjong yang terpasang baru. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai asal-usul dan kelayakan material yang digunakan.

Namun, untuk memastikan apakah batu-batu tersebut merupakan material bekas bongkaran yang digunakan kembali serta apakah penggunaannya sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan, diperlukan pemeriksaan dan penjelasan dari pihak pelaksana maupun instansi yang bertanggung jawab.

Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran mengenai kekuatan tanggul, terutama ketika debit air Sungai Citanduy meningkat. Kekhawatiran tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan teknis agar kondisi konstruksi dapat dinilai berdasarkan standar yang berlaku.

Warga berharap pihak terkait melakukan pengecekan langsung terhadap material dan hasil pemasangan bronjong, termasuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis serta ketentuan pekerjaan.

Hingga berita ini disusun, kondisi fisik batu yang terlihat di lokasi belum cukup untuk menyimpulkan adanya pelanggaran dalam pelaksanaan pekerjaan. Klarifikasi dari pihak pelaksana dan instansi berwenang diperlukan untuk memperoleh gambaran yang utuh.

Redaksi ReformasiAktual.com membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak pelaksana maupun instansi terkait guna menjaga pemberitaan tetap berimbang, akurat, dan sesuai dengan prinsip jurnalistik.

Tim RA