Penanaman Pohon Serentak dalam Upaya Pemulihan Lahan Kritis di Kabupaten Garut

Daerah105 Dilihat

Reformasiaktual.com//GARUT, Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, memimpin pelaksanaan Penanaman Pohon Serentak dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Embung Desa Padaawaas, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, pada Jumat (14/6/2024).

Dalam sambutannya, Barnas menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam dan mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Berdasarkan laporan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Garut, hingga kini masih banyak lahan kritis yang memerlukan perhatian serius di Kabupaten Garut.

“Oleh karena itu, harus ada langkah-langkah yang jelas dan tegas untuk memulihkan lahan-lahan kritis tersebut agar bisa berfungsi seperti lahan lainnya. Dari lahan kritis menjadi lahan sehat,” ujarnya.

Barnas mengungkapkan, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, diperlukan keterlibatan masyarakat untuk bersama-sama menanam pohon di lahan-lahan kritis. Ia juga mengingatkan pentingnya memelihara pohon yang ada saat ini untuk masa depan yang lebih baik.

“Oleh karena itu kita harus melihat bahwa ini adalah masa depan, kalau tidak kita pelihara kasihan generasi penerus kita akan berat menghadapi tantangan hidrologis yang mengancam,” ungkapnya.

Barnas berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, bahkan setiap triwulan, untuk memastikan lingkungan yang sehat bagi masyarakat.

Terakhir, ia berharap masyarakat dapat terus melakukan langkah-langkah dalam menjaga lingkungan sesuai arahan dari pemerintah daerah.

“Jangan sampai karena untuk ekonomi mencari keuntungan yang besar tetapi merusak lingkungan, jadi tetap antara usaha dan lingkungan itu harus seimbang,” harapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Garut. Melalui gerakan “1 ASN 1 Pohon”, ASN mengumpulkan hampir 5.000 bibit pohon untuk ditanam.

“Alhamdulilah kita bisa mengumpulkan hampir 5000 pohon, yang itu pun tidak terhitung dengan yang sudah dikumpulkan di kita di setiap kecamatan,” ucapnya.

Kegiatan penanaman pohon serentak dilaksanakan di beberapa wilayah lain di Kabupaten Garut, sebagai respon terhadap banyaknya bencana alam yang terjadi di daerah tersebut.

“Saya yakin kalau kita mengabdikan diri dalam menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Dan salah satunya adalah dengan membuat atau melakukan penanaman pohon di tempat ini,” ungkapnya.

Embung Desa Padaawaas dipilih sebagai lokasi penanaman pohon karena memiliki sumber daya air yang dapat mendukung pertumbuhan pohon, terutama menjelang musim kemarau.

Pian