Reformasiaktual.com//Kabupaten Ciamis – Kotak Amal Mesjid Nurul Iman yang beralamat di Dusun Pagambiran, RT 03/02 Desa Girimukti, Kecamatan Cisaga isinya raib digondol maling, kejadian tersebut diketahui pengurus mesjid ketika hendak menghitung isi kotak amal tersebut pada Jum’at (12/03/2026) malam usai sembahyang Tarawih.
Ara somara tokoh masyarakat saat dihubungi melalui Whatsapp mengatakan kotak Amal tersebut disimpan di salah satu ruangan yang ada di mesjid Nurul Iman dalam keadaan terkunci.
“Kotak Amal tersebut disimpan di ruangan terkunci, anak kunci ada 4 buah, adapun yang pegang kunci, saya sendiri, ketua DKM, Bendahara DKM sedangkan yang satu lagi hilang sudah lama,” ucapnya.
Lebih lanjut Ara mengatakan kejadian pencurian kotak Amal untuk yang ke tiga kalinya, kali ini Kotak amal tersebut diperkirakan berisi sekitar Rp 3 jutaan.
“Sebelum kejadian istri dari ketua DKM bersih bersih di Mesjid,Ia merasa curiga pintu tidak terkunci,lalu menguncinya kembali,dan kunci tersebut disimpan kembali di tempat mimbar diantara tumpukan Alquran” Terangnya.
Pada malam sabtu Usai sholat Tarawih pengurus DKM berencana membuka kotak amal untuk menghitung isi kotak tersebut,namun alangkah terkejutnya,kunci kotak amal sudah rusak,uangnya pun raib yang disisakan tinggal uang recehan logam.
“Kami merasa penasaran bagai mana maling bisa masuk ternyata setelah di cek kunci yang biasa dipegang ketua DKM yang tidak pernah dibawa kerumahnya yang disimpan di mimbar diantara tumpukan Alquran sudah tidak ada pada tempat nya” Imbuhnya.
Dengan kejadian tersebut mesjid kami menelan kerugian diperkirakan sekitar Rp. 3 juta, kotak amal tersebut sudah lama tidak dibuka hampir selama setahun kalau tidak salah waktu itu dibuka usai Hari Raya Idul Fitri Tahun 2025.
Ara









