Momentum Halal Bihalal FKPPI, Kapolda Jabar Ajak Jaga Persatuan Bangsa

Lembaga, TNI/Polri162 Dilihat

Reformasiaktual.com//BANDUNG – Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, memimpin langsung kegiatan Halal Bihalal bersama keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri serta Keluarga Besar Putra Putri Polri pada Selasa (5/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 4 Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idul Fitri, tetapi juga momentum memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, dan sinergitas antara kepolisian dengan elemen keluarga besar purnawirawan.

Dalam suasana penuh kehangatan, jajaran pejabat utama Polda Jabar turut hadir mendampingi Kapolda. Pertemuan ini menjadi ruang dialog terbuka antara pimpinan kepolisian dengan organisasi masyarakat yang memiliki akar historis kuat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Dalam sambutannya, Kapolda Jabar menegaskan bahwa FKPPI dan KBPP Polri memiliki peran strategis sebagai mitra Polri di tengah masyarakat. Ia mendorong seluruh anggota organisasi untuk menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Semangat kebersamaan harus dimulai dari lingkungan terkecil. Kita harus hadir sebagai solusi, bukan bagian dari masalah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengangkat nilai kearifan lokal Jawa Barat melalui filosofi “Sauyunan Jaga Lembur”, yang menekankan pentingnya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, nilai tersebut relevan dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat di tengah berbagai tantangan zaman.

Kapolda juga mengajak seluruh putra-putri TNI POLRI & purnawirawan TNI-Polri untuk aktif berkontribusi melalui organisasi FKPPI, sebagai wujud pengabdian dalam melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sementara itu, Ketua PD KB FKPPI Jawa Barat, Dadang Rahmat Hidayat, menegaskan bahwa momentum Halal Bihalal ini menjadi pengingat penting akan nilai persatuan dan loyalitas terhadap bangsa dan negara.

Menurutnya, generasi penerus memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga warisan perjuangan para orang tua mereka.

Ia menyampaikan bahwa FKPPI tidak hanya menjadi organisasi kekeluargaan, tetapi juga wadah pembinaan karakter kebangsaan. Dalam menghadapi dinamika sosial saat ini, anggota FKPPI dituntut untuk tetap menjunjung tinggi nilai disiplin, integritas, serta semangat gotong royong.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara FKPPI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, ia optimistis berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini melalui pendekatan persuasif dan edukatif.

Ditempat yang sama, Ketua GM KB FKPPI & Sekertaris GM KB FKPPI, Berry Guntur Apriyanto, menilai bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memperkuat nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa peran FKPPI harus terus adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menurutnya, generasi muda FKPPI perlu dibekali pemahaman kebangsaan yang kuat, sekaligus kemampuan menghadapi tantangan modern, termasuk isu sosial, teknologi, dan informasi. Hal ini penting agar organisasi tetap relevan dan mampu memberikan kontribusi nyata.

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga soliditas internal organisasi, serta aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Dengan demikian, FKPPI dapat terus menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas nasional dan memperkuat persatuan bangsa.

Kegiatan ini menegaskan bahwa sinergitas antara Polri dan organisasi keluarga besar TNI Polri & purnawirawan bukan hanya sebatas seremonial, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Eri