POLDA JABAR SIAPKAN PENGAMANAN KETAT DAN IMBAU SUPORTER JAGA KETERTIBAN PASCA KEMENANGAN PERSIB

TNI/Polri46 Dilihat

Reformasiaktual.com//Polda Jawa Barat memastikan akan mengerahkan seluruh personelnya untuk mengawal dan mengamankan euforia kemenangan “hat-trick” juara Liga Nasional Super League Indonesia yang diraih oleh Persib Bandung.

Pengamanan ini dilakukan guna memastikan perayaan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.H.,M.H. mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pendukung setia Persib (Bobotoh) agar merayakan kemenangan ini dengan cara yang positif dan tidak berlebihan.

Polisi melarang keras konsumsi minuman keras (miras), penggunaan flare petasan, bom molotov, serta membawa senjata tajam dalam bentuk apa pun.

Pihak kepolisian juga akan melakukan razia (sweeping) secara intensif untuk mengantisipasi pelanggaran tersebut.

“Gunakan kesempatan euforia ini betul-betul dengan cara yang happy Jangan menggunakan flare, molotov, atau membawa benda-benda tajam, itu dilarang keras dan kami akan melakukan tindakan penertiban (sweeping),” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Rabu (20/5/2026)

Untuk mengantisipasi kemacetan dan penumpukan massa, Ditlantas Polda Jabar telah membagikan informasi mengenai titik-titik lokasi yang disediakan untuk merayakan euforia, seperti di Gasibu, Dipatiukur, serta beberapa titik nonton bareng di Bandung.

Pengguna jalan lain juga diimbau untuk menghindari rute- rute perayaan pasca- kemenangan demi kelancaran lalu lintas.

Pihak kepolisian membatasi perayaan pada hari Sabtu maksimal hingga pukul 23.00 atau 24.00 WIB.

Pembatasan ini dilakukan karena pada hari berikutnya (Ahad/Minggu) akan dilanjutkan dengan agenda konvoi resmi kemenangan bersama seluruh komponen masyarakat.

Diharapkan seluruh rangkaian euforia ini telah selesai sepenuhnya pada hari Senin.

Polda Jabar juga memecah fokus pengamanan di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Langkah penyekatan akan dilakukan bagi massa suporter dari luar daerah—seperti Soreang, Rancaekek, Sumedang, hingga Cikoneng—agar mereka dapat merayakan euforia di wilayah masing-masing tanpa harus menumpuk di pusat Kota Bandung.

Selain itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan,S.H.,M.Hmemberikan peringatan keras kepada oknum suporter kelompok lain, seperti oknum Jakmania yang berada di jalur Pantura, agar tidak melakukan tindakan provokasi atau kekerasan.

” Kepolisian menegaskan tidak akan memberikan ampun dan akan menindak tegas secara hukum siapa pun yang melakukan penganiayaan terhadap rombongan konvoi Bobotoh” Tegas Kabid Humas Polda Jabar

Di sisi lain, Bobotoh juga diminta untuk tetap menjaga ketertiban, tidak merusak fasilitas umum, dan tidak melakukan pengeroyokan.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas menegaskan bahwa Polda Jabar terus berkomitmen melakukan pemberantasan penyakit masyarakat secara rutin. Polisi menyoroti maraknya penyalahgunaan obat-obatan pabrikan seperti Tramadol dan Hexymer yang kerap disalahgunakan oleh berbagai oknum masyarakat. Pihak kepolisian akan terus melakukan tindakan hukum tegas terhadap peredaran miras dan obat- obatan terlarang demi menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.

Bandung 20 Mei 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar