Dinas Pertanian Garut Berikan Apresiasi bagi Pegawai dan Mitra Kerja Berdedikasi Tinggi Guna Tingkatkan Kinerja

Daerah107 Dilihat

Reformasiaktual.com // GARUT – Dinas Pertanian Kabupaten Garut menggelar rapat dinas rutin bulanan ,Selain membahas berbagai program kerja dan kegiatan instansi, pertemuan ini juga menjadi momen istimewa pemberian penghargaan kepada pegawai berprestasi, kelompok tani, serta kepala desa dan perangkat desa yang telah menunjukkan dedikasi tinggi pada Jumat ,(29/05/2026)

Kepala Dinas Pertanian Garut, Ardhy Firdian, S.Hut., M.Si., menjelaskan bahwa rapat bulanan ini dirancang sebagai wadah evaluasi sekaligus pendorong semangat kerja.

“Rapat ini kita laksanakan setiap bulan secara rutin. Selain membahas berbagai program dan kegiatan yang akan maupun sedang dilaksanakan, kita juga memberikan apresiasi kepada para pegawai yang berprestasi. Hal ini akan menjadi kebiasaan baru yang kita terapkan setiap bulan, agar seluruh pegawai semakin termotivasi dan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerjanya,” ujar Ardhy.

Penghargaan juga diserahkan kepada kelompok tani, serta kepala desa dan perangkat desa yang berada di wilayah binaan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) . Langkah ini merupakan bentuk penghormatan dan pengakuan atas kontribusi nyata yang telah mereka berikan, termasuk keberhasilan pelaksanaan acara Gebyar Pesona Budaya Garut yang berjalan sangat lancar dan melibatkan partisipasi luas dari berbagai elemen masyarakat.

Menyikapi kondisi cuaca dan potensi ancaman kekeringan, Ardhy menyampaikan bahwa penyaluran bantuan kepada kelompok tani selalu berpedoman pada petunjuk teknis yang berlaku, serta disesuaikan dengan kondisi dan potensi masing-masing wilayah. Bantuan akan diprioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan terdampak langsung.

“Untuk mengantisipasi dampak kemarau, ada dua langkah utama yang sedang kita persiapkan dan laksanakan. Pertama, menyiapkan dan mengoptimalkan sarana pengairan bagi lahan persawahan yang mulai mengalami kekurangan air. Kedua, mengintensifkan pengendalian serangan hama dan penyakit tanaman yang saat ini banyak dilaporkan terjadi di berbagai wilayah,” jelasnya.

Berdasarkan data yang tercatat, dampak kekeringan saat ini telah terdeteksi melanda 16 kecamatan di Garut dengan total luas lahan yang terdampak mencapai sekitar 200 hektare. Kondisi yang paling parah dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Caringin. Pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan secara cepat, terpadu, dan terukur demi melindungi hasil pertanian serta menjaga kesejahteraan para petani.

Pian