Praktisi Dunia Usaha Berbagi Pengalaman, Arni Metriyana Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Digitalisasi

Daerah22 Dilihat


Bandung, 4 Juni 2026 – Reformasiaktual.com
Arni Metriyana, S.Pd., M.BA., selaku pendamping ekonomi Disparbud sekaligus praktisi dunia usaha dari LPK Cipta Kania, berbagi pengalaman dan motivasi kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengenai pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan pemasaran digital.

Dalam pemaparannya, Arni menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital terus berubah dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, para pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dan terus belajar agar tidak tertinggal dalam persaingan usaha.

“Memasarkan produk secara digital saat ini bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Suka atau tidak suka, kita harus mempelajari dan menguasai teknologi baru agar usaha dapat terus berkembang,” ujarnya.

Menurut Arni, salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan pelaku usaha, khususnya perempuan, adalah membiasakan diri menulis dan membuat catatan. Dengan mencatat ide, target, dan pekerjaan yang harus diselesaikan, seseorang akan lebih mudah mengatur prioritas dan mengembangkan usahanya secara terarah.

Ia juga mengingatkan pentingnya menyesuaikan target usaha dengan kemampuan yang dimiliki. Pelaku UMKM perlu melihat kondisi usaha secara realistis, mulai dari kemampuan produksi, pemasaran, hingga sumber daya manusia yang tersedia.
“Jangan takut memulai dari hal kecil. Yang terpenting adalah konsisten belajar, berani mencoba, dan terus melakukan perbaikan. Kesuksesan tidak datang secara instan, tetapi melalui proses yang panjang dan penuh pembelajaran,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Arni juga mendorong para pelaku UMKM untuk tidak bekerja sendiri, melainkan mulai membangun jaringan, berbagi pengalaman, dan membuka diri terhadap berbagai peluang kerja sama yang dapat membantu perkembangan usaha.

Kegiatan berbagi pengalaman ini mendapat antusiasme dari para peserta yang hadir. Diharapkan melalui kegiatan tersebut, para pelaku UMKM semakin termotivasi untuk meningkatkan kapasitas usaha, memanfaatkan teknologi digital, dan mampu naik kelas sehingga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

(Undang S.)