Tablig Akbar 1 Muharram 1448 H – 2026 M, Perkuat Ukhuwah Di Frokopimcam Cisarua & Masyarakat

Rohani/Agama45 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung Barat
Cisarua – Tahun Baru Islam atau Tahun Baru Hijriah menjadi momen penting bagi umat Islam untuk mengenang peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.

Pergantian tahun dalam kalender Hijriah yang jatuh setiap 1 Muharram juga dimaknai sebagai waktu untuk melakukan refleksi diri dan memperkuat semangat menjalani kehidupan yang lebih baik.

Pemerintah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, perkuat syiar Islam melalui Tablig Akbar. Kegiatan menyambut 1 Muharram 1448 H / 2026 M digelar di halaman kantor Kecamatan Cisarua.

Ratusan jemaah hadir dalam kegiatan tersebut. Tablig Akbar jadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan mengajak masyarakat bermuhasabah.

Camat Cisarua Iwan Mustawan Azis, AP., S.Sos., M.Si, unsur Frokopimcam, Kapolsek Cisarua Kompol Iwan Setiawan S H, M.H, CPHR, diwakili Wakapolsek AKP Ahmad Saripudin,S.H, Bhabinkamtibmas Aiptu Indra, Danramil Cisarua Kapten Inf Asep Saripudin, diwakili Babinsa Peltu Suhandi, para Kepala Desa se-Kecamatan Cisarua, Tokoh masyarakat dan Tamu undnagan lainnya.

Camat Cisarua Iwan Mustiwan Azis, ajak masyarakat jadikan Tahun Baru Islam momentum perbaiki diri. Masyarakat diminta tingkatkan kualitas ibadah dan keimanan kepada Allah SWT.

Semangat hijrah, menurutnya, bukan hanya peristiwa sejarah. Hijrah harus jadi inspirasi perubahan menuju kehidupan lebih baik.
“Hijrah adalah perubahan dari kebiasaan kurang baik menuju perilaku diridhai Allah SWT,” ujar Iwan Mustiwan Azis.

Frokopimcam, akan terus dukung kegiatan keagamaan, dukungan itu untuk membangun masyarakat religius, berakhlak, dan peduli sosial, Beliau berharap semangat Muharram gerakkan seluruh elemen masyarakat. Tujuannya mewujudkan Kabupaten Bandung Barat yang Amanah.

Ustadz H Didin Sapudin S.Pdi, S Sy, M.M, sampaikan tausiyah di hadapan jemaah. Ustaz ajak jemaah jadikan 1 Muharram sarana refleksi dan evaluasi diri.
Makna hijrah sesungguhnya adalah perubahan konsisten, jelas Ustaz Didin

Perubahan itu harus dijaga dan ditingkatkan dari waktu ke waktu.
“Kesabaran kunci utama mempertahankan keimanan dan istikamah beramal saleh,” tegas Ustaz Didin

Melalui Tablig Akbar ini, semangat hijrah diharapkan tumbuh di masyarakat. Semangat tersebut jadi landasan kehidupan harmonis dan religius.

Journalist A2n***RA