‎Pelantikan Pengurus KONI, Kabupaten Bandung Barat Tegaskan Perlunya Dukungan Pemerintah untuk Kemajuan Olahraga

Daerah51 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung Barat
Cisarua – Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat untuk masa bakti 2026–2030,” Rabu (17/06/2026)

Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya memajukan dunia olahraga dan mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional. ​

Prosesi pelantikan dan pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KONI Provinsi Jawa Barat Dr Muhammad Dudiana, yang mengusung tema,” KONI Solid, KBB Amanah Gaskeun.

Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, oleh Bupati Kabupaten Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Ketua DPRD KBB, Muhammad Mahdi, Wakil Ketua DPRD KBB, Pipih Supriati dan jajaran, Sekda Bandung Barat, Ade Zakir serta jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), beserta para tamu undangan lainnya.

​Dalam sambutan perdananya setelah resmi dikukuhkan sebagai Ketua KONI Kabupaten Bandung Barat, masa bakti 2026–2030,
menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam atas amanah dan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi olahraga tersebut. Tobias menekankan bahwa pencapaian ke depan tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, khususnya dari Bupati Bandung Barat.

“Mari bersama-sama kita bekerja sama dan bahu-membahu untuk meningkatkan potensi serta prestasi olahraga di Kabupaten Bandung Barat,” ujar Tobis Ginanjar Sayyidina, penuh optimisme.

Tobias menegaskan seluruh pengurus yang telah dilantik harus segera membangun soliditas organisasi dan fokus menyusun program kerja menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Menurutnya keberhasilan meningkatkan prestasi olahraga Bandung Barat tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, hingga seluruh cabang olahraga.

“KONI KBB tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan penuh dari Bupati Bandung Barat, Ketua DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen olahraga agar prestasi olahraga Bandung Barat semakin meningkat,” tegasnya.

Tobias mengungkapkan komposisi kepengurusan KONI KBB saat ini didominasi wajah lama dengan persentase mencapai 90 persen. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen melanjutkan program-program positif yang telah dijalankan kepengurusan sebelumnya.

“Sesuai arahan Bupati Bandung Barat, kami harus berkolaborasi dan merangkul semua pihak. Karena itu, 90 persen pengurus merupakan orang-orang lama yang sudah memiliki pengalaman dan rekam jejak dalam membangun olahraga di Bandung Barat,” katanya.

Tobias menilai regenerasi kepengurusan tidak harus menghilangkan seluruh unsur lama. Menurutnya, hal-hal yang sudah berjalan baik perlu diteruskan, sementara kekurangan yang masih ada akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan.

“Yang sudah baik kita lanjutkan, sedangkan yang belum baik tentu akan kita perbaiki. Dengan pengalaman para pengurus sebelumnya, kami tinggal melanjutkan dan memperkuat fondasi yang sudah ada,” ungkap Tobias.

Dalam kesempatan tersebut, Tobias juga mengungkapkan target ambisius KONI KBB pada ajang Porprov Jabar 2026. Meski sebelumnya Bandung Barat ditargetkan masuk enam besar, ia berharap kontingen KBB mampu menembus posisi lima besar.

“Target resmi mungkin enam besar, tetapi dalam hati kami berharap Bandung Barat bisa meraih lima besar di Porprov Jabar 2026,” katanya optimistis.

Menariknya, Tobias menjelaskan jumlah pengurus KONI KBB yang mencapai 55 orang memiliki filosofi tersendiri.

Ia menyebut angka 55 terinspirasi dari nomor punggung pemain Persib Bandung, Tyronne del Pino, yang dinilai mampu membawa inspirasi bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Bandung Barat.

“Filosofinya, kami ingin olahraga Bandung Barat bisa mendunia. Angka 55 menjadi simbol semangat dan optimisme bagi seluruh pengurus KONI KBB,” tuturnya.

Tobias pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pengembangan olahraga di Kabupaten Bandung Barat.

“Dengan kebersamaan dan kerja sama semua pihak, kami optimistis olahraga Bandung Barat akan semakin maju dan berprestasi,” pungkasnya.

Bupati Bandung Barat,Jeje Ritchie Ismail, mengatakan Tobias memiliki modal yang cukup untuk memimpin organisasi olahraga karena memiliki pengalaman berorganisasi dan kedekatan dengan dunia olahraga.

“Kang Tobias memiliki modal yang cukup untuk memimpin organisasi, mulai dari semangat muda hingga latar belakang yang dekat dengan dunia olahraga,” kata Jeje usai

Bupati Jeje berharap di bawah kepemimpinannya, dengan semangat mudanya, jiwa mudanya, KONI bisa semakin maju dan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi,”harapnya .

Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jeje Ritchie Ismail menambahkan, Bandung Barat memiliki banyak atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Namun, potensi tersebut perlu ditopang pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan fasilitas yang memadai dan perlu dukungan dari Pemerintah untuk berkolaborasi, bersinergi, supaya dapat fasilitas yang memadai,

Kabupaten Bandung Barat memiliki banyak atlet potensial. Namun tentu mereka membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk berkolaborasi, bersinergi, untuk mendapatkan fasilitas yang memadai.

Journalist A2n***RA