BBWS Citanduy Laksanakan Program P3-TGAI 2026 di 73 Lokasi, Dorong Perbaikan Irigasi Berbasis Swakelola Petani

Daerah56 Dilihat

Reformasiaktual.com//Banjar – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy akan melaksanakan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di sebanyak 73 lokasi yang tersebar di wilayah Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas jaringan irigasi guna mendukung produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dari total 73 lokasi tersebut, 17 lokasi berada di Provinsi Jawa Barat dan 56 lokasi berada di Provinsi Jawa Tengah. Seluruh kegiatan dilaksanakan menggunakan pola swakelola, di mana pekerjaan dikerjakan langsung oleh kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) tanpa melibatkan kontraktor atau pihak ketiga. Melalui mekanisme ini, masyarakat petani diharapkan berperan aktif dalam pembangunan serta pemeliharaan jaringan irigasi di wilayahnya.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan, BBWS Citanduy menugaskan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) yang telah mengikuti proses seleksi dan pembekalan teknis. TPM bertugas memberikan pendampingan kepada kelompok P3A mulai dari tahap persiapan administrasi, pelaksanaan konstruksi, hingga penyelesaian kegiatan.

Program P3-TGAI diharapkan mampu meningkatkan fungsi jaringan irigasi, memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, memperluas areal tanam, meningkatkan intensitas panen, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan petani melalui keterlibatan langsung masyarakat dalam pembangunan infrastruktur irigasi.

Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola yang baik, sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai BBWS Citanduy telah melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Pakta Integritas bersama para pemangku kepentingan. Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah daerah, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), Konsultan Manajemen Balai (KMB), serta kelompok P3A penerima manfaat sebagai wujud pelaksanaan program yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.

Media ReformasiAktual.com akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Program P3-TGAI Tahun Anggaran 2026, khususnya terkait kepatuhan terhadap petunjuk teknis, transparansi penggunaan anggaran, kualitas hasil pekerjaan, serta manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat petani.

(Endang Suryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan