PKBM Munajiyah Berkomitmen Bekali Warga Belajar dengan Keahlian dan Keterampilan

PENDIDIKAN81 Dilihat

CISEENG, BOGOR — Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Munajiyah yang berlokasi di Kampung Curug, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan akses pendidikan nonformal sekaligus membekali warga belajar dengan pengetahuan, keahlian, dan keterampilan.

Di bawah kepemimpinan Eulis Koriah, PKBM Munajiyah telah menjalankan kegiatan pendidikan masyarakat sejak sebelum adanya program Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Keberadaan lembaga tersebut menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur nonformal.

Antusiasme masyarakat terhadap keberadaan PKBM Munajiyah disebut terus meningkat. Warga belajar tidak hanya berasal dari lingkungan sekitar, tetapi juga dari sejumlah wilayah di luar desa setempat yang ingin mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan.

Seiring meningkatnya jumlah warga belajar, kebutuhan terhadap sarana dan prasarana pendidikan yang memadai menjadi salah satu perhatian pihak yayasan. Untuk menunjang proses kegiatan belajar mengajar (KBM), pihak yayasan telah mengajukan permohonan dukungan sarana dan prasarana kepada pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah pusat.

“Kami atas nama yayasan memohon perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah hingga pusat, khususnya dukungan untuk bangunan atau revitalisasi gedung sekolah. Fasilitas yang memadai sangat kami harapkan demi kenyamanan dan kelancaran proses belajar para warga belajar di PKBM Munajiyah,” ujar Eulis Koriah.

Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan nonformal sangat penting agar masyarakat yang belum mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan melalui jalur formal tetap memiliki ruang untuk belajar dan mengembangkan potensi diri.

Pihak PKBM Munajiyah berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan sarana dan prasarana tersebut. Dengan dukungan fasilitas yang lebih memadai, proses pembelajaran diharapkan dapat berjalan semakin optimal dan mampu mendorong warga belajar memiliki bekal pengetahuan serta keterampilan yang dapat bermanfaat bagi masa depan.

Redaksi