Tragis! Mandi di Pantai Istiqomah Berujung Maut, Korban Ditemukan Setelah 4 Hari Pencarian*

Daerah50 Dilihat

Kabupaten Sukabumi//Personel Basarnas bersama unsur SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Doa Khairul Ikhsan (17), remaja yang dilaporkan hilang setelah terseret arus saat mandi di perairan pantai Istiqomah, Kelurahan Citepus, Kecamatan Palabuhanratu. pada Sabtu (3/10).

Setelah 4 hari pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada Rabu (7/10) sekitar pukul 07.05 WIB. Informasi awal datang dari seorang nelayan yang melihat korban mengapung di sekitar perairan PLTU Tengah.

Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul 07.50 WIB pada radius 2,6 NM (Nautical Miles) dari lokasi kejadian. Selanjutnya, korban dibawa ke Dermaga 2 Palabuhanratu* dan dievakuasi menuju *RSUD Palabuhanratu.

“Setelah mendapatkan informasi dari nelayan, personel Basarnas bersama unsur SAR gabungan kemudian melakukan proses evakuasi terhadap korban dan langsung dibawa menuju RSUD Palabuhanratu untuk proses selanjutnya kemudian akan diserahkan kepada pihak keluarga,” tegas Suryo Adianto, Koordinator Pos SAR Sukabumi.

Puluhan personel SAR gabungan dikerahkan dalam operasi ini, di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polairud Polres Sukabumi, Balawista, Pos TNI AL Palabuhanratu, RAPI Palabuhanratu, HNSI Palabuhanratu, Wanadri, SAKA SAR, Sehati Gerak Bersama, SAR Khatulistiwa, UPP Kelas 3 Palabuhanratu, serta keluarga korban.

Sebelumnya, upaya pencarian dilakukan dengan menyisir perairan menggunakan perahu karet dan kapal patroli Polairud bersama kapal nelayan hingga radius 10 NM, penyisiran darat hingga radius 7 KM, serta pengamatan udara menggunakan drone hingga radius 700 meter dari lokasi kejadian.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri berenang atau mandi di laut ketika kondisi arus tidak memungkinkan. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tutup Suryo.