KETUA KWARRAN GARUT KOTA ASEP SAPUL MUKTI BUKA ORIENTASI MABIGUS, KOLABORASI KUNCI GUGUS DEPAN UNGGUL DAN BERPRESTASI

Daerah263 Dilihat

Reformasiaktual.com // GARUT — Kegiatan Orientasi Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Garut Kota resmi dibuka oleh Ketua Kwarran Garut Kota, H. Asep Sapul Mukti, S.Pd., M.Pd., MCE. Kegiatan yang berlangsung di Gedung PGRI Garut Kota ini dihadiri oleh perwakilan dari 84 Sekolah se-Garut Kota, yang terdiri dari 70 SD, 11 SMP, dan 6 SMA.

Hadir pula sebagai narasumber dan undangan dalam kegiatan ini , Drs. Ade Hendarsyah, M.M. — Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Garut H. Rahmat, S.Pd. Ketua PGRI Garut Kota
Drs. H. Nanang Sopian Hambali, M.Pd. Narasumber/Pembimbing
Pengawas Pembina UPT Garut Kota,Pudin S.Pd., M.Pd.
Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, H. Yayan Sopian, S.Pd., M.Pd. Serta tamu undangan lainnya

Dalam arahan pembukaannya, H. Asep Sapul Mukti menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan Pramuka di tingkat Gugus Depan sangat bergantung pada kekuatan kolaborasi dan kesamaan pemahaman di kalangan para pembimbing. Hal inilah yang menjadi latar belakang diselenggarakannya orientasi ini, agar seluruh Mabigus memiliki persepsi yang seragam dalam membina anak-anak Pramuka sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka.

“Optimalisasi Peran Mabigus yang Kolaboratif dan Berkarakter Guna Mewujudkan Gugus Depan Unggul dan Berprestasi.”

Tema ini bukan sekadar tulisan, melainkan tekad dan arah kerja bersama. Jika para pembimbing bersatu, paham perannya, dan bekerja sama dengan baik, maka setiap Gugus Depan di Garut Kota pasti akan tumbuh berkualitas dan berprestasi.

Dijelaskan pula, setiap Kepala Sekolah yang membuka Gugus Depan secara otomatis menjabat sebagai Mabigus. Oleh karena itu, pemahaman yang utuh mengenai tugas, fungsi, dan kewajiban pembimbingan menjadi hal yang mutlak dimiliki setiap Kepala Sekolah.

“Banyak Kepala Sekolah yang sebelumnya belum sepenuhnya memahami peran Mabigus. Di sinilah peran orientasi membina dan menyamakan pemahaman. Jika Kepala Sekolah selaku Mabigus sudah paham dan terbina dengan baik, Insya Allah arahan kepada guru-guru dan pembinaan kepada siswa pun akan berjalan dengan benar dan baik,” ujarnya.

Kehadiran jajaran pimpinan Kwarcab, Ketua PGRI Garut Kota, Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan, serta narasumber berpengalaman menunjukkan dukungan penuh dan keseriusan berbagai pihak terhadap peningkatan kualitas pembinaan Pramuka di Garut Kota.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik balik kemajuan Pramuka Garut Kota. Dengan 84 sekolah yang telah dibekali pemahaman yang sama, kini seluruh Mabigus siap melangkah beriringan membina generasi muda yang berkarakter, terampil, dan berjiwa Pramuka sejati.

Pian