Gelar aksi unjuk rasa di PT.KIMA dan Kejati, SEMMI nilai direktur utama gagal total

Daerah34 Dilihat

MAKASSAR – reformasiaktual.com Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) se-Sulawesi Selatan yang tergabung dari berbagai cabang menggelar aksi unjuk rasa di PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan sebagai bentuk kontrol sosial terhadap dugaan persoalan tata kelola dan kebijakan terkait pengelolaan limbah di lingkungan PT KIMA. (20/05/26)

Dalam aksi tersebut, SEMMI menilai sejumlah kebijakan PT KIMA diduga merugikan perusahaan-perusahaan yang berada dan bernaung di kawasan industri tersebut. SEMMI Se-Sulawesi Selatan juga menyoroti lemahnya fungsi pengawasan di tubuh PT KIMA yang dinilai berdampak terhadap iklim usaha di kawasan industri.

Jenderal Lapangan SEMMI se-Sulawesi Selatan, Fahrul, menegaskan bahwa mahasiswa hadir untuk memastikan tidak ada kebijakan yang berpotensi merugikan kepentingan publik maupun pelaku usaha di kawasan industri negara.

“Kami menilai Direktur Utama PT KIMA gagal total dalam melakukan pengawasan terhadap berbagai persoalan yang terjadi di internal kawasan industri terkhususnya terkait dugaan kebocoran pendapatan Pengelolaan limbah di PT KIMA. BUMN seharusnya menjadi instrumen pertumbuhan ekonomi dan perlindungan usaha, bukan justru melahirkan persoalan baru,” tegasnya.

Saat menggelar aksi di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, massa aksi diterima langsung oleh Soetarmi selaku Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulsel. Dalam pertemuan tersebut, pihak Kejati menerima aspirasi yang disampaikan massa aksi dan menyampaikan bahwa setiap laporan maupun informasi yang masuk akan diproses sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

” Kami menunggu laporan resmi serta bukti-bukti untuk kami tindak lanjuti “. Ungkap Kasi Penkum Kejati Sulsel

Sementara itu, Jendral Lapangan SEMMI se-Sulsel menegaskan bahwa akan segera memberikan bukti yang valid kepada Kejati Sulsel untuk di tindak lanjuti sebagai mana mestinya

” Kami telah mengantongi beberapa bukti-bukti dan data yang valid dari hasil investigasi teman-teman terkait PT KIMA, dalam waktu dekat kami akan memberikan data ini kepada Kejati Sulsel untuk di tindak lanjuti “. Tegas nya

Selain itu, dalam aksi unjuk rasa tersebut, salah satu kader SEMMI Cabang Gowa dikabarkan mengalami sesak napas hingga harus dilarikan ke rumah sakit setelah terpapar APAR saat pengamanan aksi berlangsung.

Atas insiden tersebut, Pengurus Wilayah SEMMI Sulsel telah melaporkan kejadian itu secara resmi ke Polrestabes Makassar dan meminta agar dilakukan evaluasi terhadap pola pengamanan aksi demonstrasi agar tetap mengedepankan pendekatan humanis dan proporsional.

” Kami dengan tegas mengecam segala bentuk tindakan represif yang di lakukan oleh pihak PT.KIMA, penyampaian aspirasi dan pendapat di muka umum adalah hak setiap warga negara yang di jamin oleh undang-undang ” ungkap Ketua Umum SEMMI Sulsel, Andi Muh Idik Indra

SEMMI Sulsel juga secara terbuka menegaskan dan mendesak penegak hukum untuk segera menindaki insiden yang di alami oleh kader SEMMI Cabang Gowa

” Insiden yang terjadi kepada kader kami Pengurus SEMMI Cabang Gowa, saya tegaskan bahwa kami akan mengawal kasus ini, dan menghimbau kepada seluruh kader SEMMI se-Sulawesi Selatan untuk kembali melaksanakan konsolidasi “. Pungkasnya

AGUS